DIKTI Saintek Berdampak ITERA

Data & Informasi di Era Digital

Memahami perbedaan data, informasi, dan pengetahuan — serta mengamankan diri di dunia digital yang saling terhubung

Dasar Teknologi DigitalPertemuan 5

Dunia yang Digerakkan Data

2,5 kuintiliun
byte data dibuat
setiap hari
90%
data dunia tercipta
dalam 2 tahun terakhir
5,5 miliar
pengguna internet
di dunia (2025)
  • Media sosial — jutaan postingan dan interaksi setiap menit, menghasilkan data tak terbayangkan
  • E-commerce — setiap transaksi digital adalah data yang berharga
  • Keamanan siber — semakin banyak data, semakin besar pula ancaman yang mengintai

Sumber: DataReportal (2026), IBM (2024), Cisco (2023)

Agenda Pertemuan

1

Data, Informasi & Pengetahuan

Definisi, perbedaan, dan hierarki DIKW

2

Format & Ukuran Data Digital

Teks, gambar, audio, video beserta satuan penyimpanan

3

Big Data & Analytics

Volume, Velocity, Variety — mengapa data besar penting

4

Keamanan Siber

Malware, phishing, social engineering, 2FA, dan backup

5

Post-Test & Rangkuman

Uji pemahaman dan poin-poin penting

Data → Informasi → Pengetahuan

Data
Fakta mentah, belum memiliki konteks atau makna. Contoh: angka "36.5", teks "Bandung".
Informasi
Data yang sudah diolah dan diberi konteks sehingga bermakna. Contoh: "Suhu tubuh pasien A adalah 36.5°C".
Pengetahuan (Knowledge)
Informasi yang dipahami, dikombinasikan dengan pengalaman, dan bisa digunakan untuk pengambilan keputusan.

Data

Fakta mentah & angka

Informasi

Data + konteks = makna

Pengetahuan

Informasi + pengalaman = keputusan

Format & Ukuran Data Digital

JenisFormat UmumContoh UkuranSatuan
Teks.txt, .pdf, .docx1 halaman ≈ 2 KBByte (B)
Gambar.jpg, .png, .webp1 foto HP ≈ 3–5 MBMegabyte (MB)
Audio.mp3, .wav, .flac1 lagu MP3 ≈ 4 MBMegabyte (MB)
Video.mp4, .mkv, .webm1 film HD ≈ 4 GBGigabyte (GB)
Hierarki Penyimpanan
1 Byte → 1 KB (1.024 B) → 1 MB (1.024 KB) → 1 GB (1.024 MB) → 1 TB (1.024 GB) → 1 PB (1.024 TB)

Big Data & Analytics

Big Data adalah kumpulan data yang terlalu besar untuk diolah oleh aplikasi database tradisional. Karakteristik utamanya dikenal sebagai 3V:

Volume
Skala data sangat besar — petabyte hingga exabyte. Contoh: 500+ juta tweet per hari.
Velocity
Kecepatan data masuk dan harus diproses secara real-time atau near real-time.
Variety
Beragam jenis data: terstruktur (tabel), semi-terstruktur (JSON/XML), dan tidak terstruktur (teks, gambar, video).

Data analytics membantu organisasi mengambil keputusan berbasis bukti — Machine Learning, Data Mining, Predictive Analytics, dan Business Intelligence.

Big Data dan Analytics

Dari Data ke Keamanan

Kita sudah melihat betapa berharganya data — dan betapa banyak yang beredar. Pertanyaannya: bagaimana melindunginya dari orang yang ingin menyalahgunakan?

💾 Data

Diciptakan & dikumpulkan
setiap saat, di mana-mana

💰 Bernilai

Rahasia, uang, identitas,
privasi orang banyak

🛡️ Keamanan

Melindungi data dari
ancaman & penyalahgunaan

Data yang berharga menarik perhatian penyerang — karena itu keamanan siber jadi penting.

Mengapa Keamanan Siber Penting?

💰

Kerugian Finansial

Serangan siber global merugikan $8 triliun pada 2023 — setara dengan PDB ketiga terbesar dunia.

🔐

Privasi & Data Pribadi

Kebocoran data pribadi dapat disalahgunakan untuk identitas palsu, penipuan, dan pemerasan.

🏢

Bisnis & Infrastruktur

Serangan ke rumah sakit, bank, atau PLN dapat mengancam nyawa dan melumpuhkan layanan publik.

Jenis-Jenis Malware

🦠

Virus

Menempel pada file, menyebar saat file dieksekusi. Dapat merusak data dan menggandakan diri.

🪱

Worm

Menyebar otomatis melalui jaringan tanpa perlu file inang atau interaksi pengguna.

🐴

Trojan

Menyamar sebagai software sah. Setelah diinstal, membuka backdoor untuk penyerang.

🔒

Ransomware

Mengenkripsi file korban dan meminta tebusan (biasanya dalam Bitcoin) untuk mendekripsinya.

👁️

Spyware

Mengintai aktivitas pengguna secara diam-diam: keystroke, browsing, hingga kredensial login.

Phishing, Hoax & Cyberbullying

🎣

Phishing

Penipuan via email/chat yang menyamar sebagai pihak sah untuk mencuri kata sandi atau data kartu kredit.

Cek URL Jangan klik sembarangan
📰

Hoax & Disinformasi

Berita palsu yang sengaja disebarluaskan untuk menyesatkan, memicu kepanikan, atau keuntungan politik.

Verifikasi sumber Fact-check
😢

Cyberbullying

Perundungan digital melalui media sosial, chat, atau game. Dampaknya serius terhadap kesehatan mental korban.

Blokir & Laporkan Dokumentasikan bukti

Social Engineering

Social engineering adalah teknik manipulasi psikologis yang mengeksploitasi kepercayaan, ketakutan, atau kelalaian manusia — bukan kelemahan teknis.

1

Pretexting

Penyerang membuat skenario palsu (misalnya: "dari bank") untuk mendapatkan informasi rahasia.

2

Baiting

Menarik korban dengan "umpan" — USB gratis berisi malware, atau link download film bajakan.

3

Tailgating

Menyusup masuk gedung di belakang karyawan sah yang baru membuka pintu (serangan fisik).

"Manusia adalah rantai keamanan yang paling lemah."

— Kevin Mitnick
Social Engineering

Menghindari Social Engineering

Contoh Nyata
Kamu ditelepon "IT kampus" yang meminta password SIAKAD untuk "verifikasi data mahasiswa". Padahal IT kampus tidak pernah meminta password lewat telepon — itu pretexting.
  • Verifikasi identitas — telepon balik nomor resmi atau hubungi pihak terkait.
  • Jangan berikan OTP, PIN, atau password — institusi resmi tidak pernah memintanya.
  • Waspadai rasa urgensi — "segera, atau akun diblokir" adalah trik tekanan.
  • Jangan klik link mencurigakan — ketik sendiri alamat situs di browser.
  • Tolak USB / attachment tak dikenal — itu "umpan" (baiting).

Two-Factor Authentication (2FA)

🔑 Something You Know

Password, PIN, atau pertanyaan keamanan

📱 Something You Have

HP (SMS/Authenticator App), token hardware, atau kartu

🛡️ 2FA Aktif

Dua faktor = jauh lebih aman. Password bocor pun akun tetap terlindungi.

Rekomendasi
Gunakan aplikasi authenticator (Google Authenticator, Authy) lebih aman dari SMS karena tidak bisa dicegat via SIM-swap. Aktifkan 2FA di akun email, media sosial, dan perbankan.

Aturan Backup 3-2-1

3 Salinan

Simpan minimal 3 salinan data Anda (1 utama + 2 cadangan)

2 Media Berbeda

Gunakan 2 jenis media penyimpanan berbeda (misalnya HDD + cloud)

1 Offsite

Simpan 1 salinan di luar lokasi utama (cloud storage atau server remote)

💾

External HDD/SSD

Backup lokal yang cepat. Cocok untuk file besar. Simpan di tempat aman.

☁️

Cloud Storage

Google Drive, OneDrive, Dropbox — otomatis, akses dari mana saja, terenkripsi.

🔄

Jadwal Rutin

Atur backup otomatis harian/mingguan. Test restore sesekali untuk memastikan backup berfungsi.

Tips Mahasiswa: Lindungi Datamu

🔒

Data Pribadi

Gunakan password kuat & unik untuk setiap akun.

Aktifkan 2FA pada email & media sosial.

Batasi info pribadi (alamat, tanggal lahir) di media sosial.

🎓

Data Akademik

Jangan bagikan password SIAKAD / e-learning ke siapa pun.

Backup tugas & skripsi dengan aturan 3-2-1.

Hati-hati WiFi publik; selalu log out di komputer bersama.

Post-Test: Uji Pemahaman

1. Data yang sudah diolah dan diberi konteks sehingga bermakna disebut?
A. Data mentah
B. Informasi
C. Big Data
D. Malware
2. Karakteristik utama Big Data yang mengacu pada beragamnya jenis data disebut?
A. Volume
B. Velocity
C. Variety
D. Veracity
3. Malware yang mengenkripsi file korban dan meminta tebusan adalah?
A. Virus
B. Worm
C. Spyware
D. Ransomware
4. Teknik manipulasi psikologis untuk mengeksploitasi manusia disebut?
A. Phishing
B. Social Engineering
C. Cyberbullying
D. Ransomware

Post-Test: Jawaban

1. Data yang sudah diolah dan diberi konteks sehingga bermakna disebut?
A. Data mentah
B. Informasi ✓
C. Big Data
D. Malware
2. Karakteristik utama Big Data yang mengacu pada beragamnya jenis data disebut?
A. Volume
B. Velocity
C. Variety ✓
D. Veracity
3. Malware yang mengenkripsi file korban dan meminta tebusan adalah?
A. Virus
B. Worm
C. Spyware
D. Ransomware ✓
4. Teknik manipulasi psikologis untuk mengeksploitasi manusia disebut?
A. Phishing
B. Social Engineering ✓
C. Cyberbullying
D. Ransomware

Rangkuman Pertemuan 5

1
Data adalah fakta mentah, informasi adalah data berkonteks, dan pengetahuan adalah informasi yang dipahami untuk pengambilan keputusan.
2
Data digital hadir dalam berbagai format (teks, gambar, audio, video) dengan satuan penyimpanan dari Byte hingga Petabyte.
3
Big Data (3V: Volume, Velocity, Variety) memungkinkan analitik canggih untuk pengambilan keputusan berbasis bukti.
4
Ancaman siber mencakup malware (virus, worm, trojan, ransomware, spyware), phishing, hoax, cyberbullying, dan social engineering.
5
Lindungi diri dengan 2FA, aturan backup 3-2-1, dan kebiasaan keamanan digital yang baik.

Referensi

1. Rowley, J. (2007). "The wisdom hierarchy: representations of the DIKW hierarchy." Journal of Information Science, 33(2), 163–180.

2. Zikopoulos, P. & Eaton, C. (2011). Understanding Big Data: Analytics for Enterprise Class Hadoop and Streaming Data. McGraw-Hill.

3. Stallings, W. (2020). Cryptography and Network Security: Principles and Practice. 8th ed. Pearson.

4. Mitnick, K. & Simon, W. (2002). The Art of Deception: Controlling the Human Element of Security. Wiley.

5. Cisco (2023). "Cybersecurity Threat Trends: Phishing, Ransomware, and Social Engineering." cisco.com

6. DataReportal (2026). "Digital 2026: Indonesia." datareportal.com/reports/digital-2026-indonesia

7. IBM (2024). "Cost of a Data Breach Report 2024." ibm.com

Selanjutnya: Pertemuan 6

💡

Inovasi & Startup Digital
Ekonomi digital dan kewirausahaan

🤖

AI & Machine Learning
Cara kerja dan aplikasi AI sehari-hari

🌱

Industry 4.0 & Sustainability
Teknologi cerdas dan e-waste

Terima Kasih

Data adalah aset paling berharga di era digital — pahami, kelola, dan lindungi dengan bijak.

"Data is the new oil."

— Clive Humby

Pertemuan 6: Inovasi, AI & Sustainability