Referensi Utama: Kurose & Ross — Computer Networking (8th Ed)
Dosen Pengampu:
Bagian 1: Pendahuluan Control Plane
Bagian 2: Algoritma Routing
Bagian 3: Protokol Routing (Singkat)
Bagian 4: Protokol Manajemen
Di Pertemuan 6, kita belajar tentang Data Plane (pengalamatan IP dan subnetting). Sekarang kita masuk ke Control Plane.
Bagaimana Control Plane diimplementasikan? Ada dua pendekatan utama di internet saat ini:
Setiap router punya "otak" routing mandiri.
Router/Switch hanya meneruskan paket. Rute dikalkulasi oleh server terpusat.
Tujuan Routing: Menemukan jalur (rute) "terbaik" dari sumber ke tujuan. "Terbaik" bisa berarti rute dengan biaya terkecil (least cost), tercepat, atau paling tidak macet (least congested).
Abstraksi Graf: G = (N, E)
{u, v, w, x, y, z}).Secara umum, algoritma routing dibagi berdasarkan seberapa banyak informasi yang dimiliki oleh sebuah router sebelum menghitung rute:
Tujuan: Menghitung biaya terpendek (Least-cost path) dari satu titik sumber (source) ke semua titik lain di dalam jaringan.
D(v) = min( D(v), D(w) + c(w,v) )
D(v): Estimasi jarak terpendek dari sumber ke node v.c(w,v): Biaya fisik dari tetangga w ke v.Penerapan di Lapisan Network: Digunakan oleh protokol OSPF. Setiap router menjalankan Dijkstra secara mandiri setelah menerima gambaran topologi utuh dari router lain, untuk mengisi *Forwarding Table* nya.
Misalkan node u adalah sumber. Kita akan mencari rute terpendek ke seluruh node.
Graf jaringan dengan 6 router dan biaya antar node.
| Step | N' (Node Terpilih) | D(v), p(v) | D(w), p(w) | D(x), p(x) | D(y), p(y) | D(z), p(z) |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 0 (Init) | u | 2,u | 5,u | 1,u | ∞ | ∞ |
| 1 | u, x | 2,u | 4,x | - | 2,x | ∞ |
| 2 | u, x, y (karena y & v = 2, urut abjad v/y) pilih y | 2,u | 3,y | - | - | 4,y |
| 3 | u, x, y, v | - | 3,y | - | - | 4,y |
| 4 | u, x, y, v, w | - | - | - | - | 4,y |
| 5 | u, x, y, v, w, z | - | - | - | - | - |
p(v) = Node pendahulu (predecessor). Setelah
langkah 5, tabel routing jadi, dan rute ke z adalah: u ➔ x ➔ y ➔ z
dengan cost total 4.
Berkebalikan dengan Link-State, Distance Vector tidak menyebarkan topologi utuh. Router hanya bertukar tabel estimasi jarak dengan tetangga sebelahnya saja.
Dx(y) = minv { c(x,v) + Dv(y) }
Dx(y): Biaya minimum (estimasi) dari node x ke y.minv: Coba lewati setiap tetangga (v).cost (x ke v) + cost minimum (v ke y) yang paling kecil.
Penerapan: Protokol RIP (Routing Information Protocol) dan sebagian konsep dalam BGP (Path Vector). Algoritma ini bersifat asinkron, iteratif, dan terdesentralisasi.
OSPF & BGP (Overview Singkat)
Karena ukuran Internet sangat masif (ratusan juta router), tidak mungkin menyimpan semua rute di satu tabel. Internet dibagi menjadi blok-blok besar yang disebut Autonomous System (AS) / Domain.
ICMP (Internet Control Message Protocol) digunakan oleh perangkat jaringan untuk saling mengirimkan pesan kesalahan (error reporting) dan informasi operasional (ping).
| ICMP Tipe & Kode Umum | Fungsi | |
|---|---|---|
| Type 0 | Code 0 | Echo Reply (Balasan Ping) |
| Type 8 | Code 0 | Echo Request (Request Ping) |
| Type 3 | Code 3 | Destination Port Unreachable (Port tertutup) |
| Type 11 | Code 0 | TTL Expired (Digunakan oleh Traceroute) |
Di jaringan raksasa (Enterprise), admin tidak mungkin login (SSH) ke ratusan router satu per satu setiap detik untuk melihat status port. Kita butuh Network Management.
SNMP (Simple Network Management Protocol)
GetRequest: Manager meminta data spesifik (misal: utilisasi CPU).SetRequest: Manager mengubah nilai config di Router.Trap: Router melapor mandiri ke Manager saat ada kondisi bahaya (misal:
kabel dicabut).
SNMP bagus untuk membaca data (statistik), namun sangat rumit dan jarang dipakai untuk konfigurasi jaringan massal (otomasi). Internet modern menggunakan pendekatan baru.
Dikerjakan mandiri, ditulis tangan di kertas, difoto/scan, dikirim ke e-learning (Maksimal pertemuan minggu depan).
1. Diketahui sebuah graf topologi jaringan router dengan titik-titik
sebagai berikut:
Titik: {A, B, C, D, E, F}. Biaya antar link (cost): A-B=2, A-D=5, B-C=3, B-D=2, C-E=1,
C-F=5, D-C=3, D-E=1, E-F=2.
Dengan menggunakan Algoritma Dijkstra, simulasikan langkah-langkah
pencarian rute terpendek dari Node A (Source) menuju seluruh node lainnya.
Buatlah tabel iterasinya secara berurutan, lalu tuliskan rute terpendek dari A menuju F
beserta total cost-nya!
2. Jelaskan mekanisme kreatif yang dimanfaatkan oleh perintah
traceroute dalam menggunakan "TTL (Time-To-Live)" dan peran pesan "ICMP TTL
Expired" untuk mencatat setiap lompatan router yang dilalui paket menuju server tujuan!
Control Plane & Routing
D(v) = min(D(v), D(w)+c). (Contoh: OSPF).
min(Cost ke tetangga + Cost tetangga ke tujuan).
Manajemen & Protokol Lain
Pertemuan berikutnya: Teknologi Jaringan Lanjut & Transport Layer Lanjut
Referensi: Kurose & Ross Chapter 5